Ushulussunnah, Al-Imam Ahmad

Rekaman kajian Ushulus sunnah di Masjid Al Furqan,
untuk download klik  di sini
Pemateri : Al-Ustadz Abu Muawiyyah Hammad

Mu'adzah bintu 'Abdillah

Oleh : Al-Ustadzah Ummu 'Abdirrahman bintu 'Imran

    Dia seorang Tabi'iyah. Namanya Mu'adzah bintu Abdillah Al-'Adawiyyah Al-Bashriyyah rahimahallah. Berkuniah dengan Ummu Shahba'. Dia adalah istri seorang Tabi'i yang mulia. Abush Shahba', Shilah bin Asyyam rahimahullah.
    Dikenal sebagai seorang wanita yang berilmu. Dia mengambil hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari Ali bin Abi Thalib, 'Aisyah Ummul Mukminin, Hisyam bin 'Amir Al-Anshari, dan Ummu 'Amr bintu 'Abdillah bin Az-Zubair. sederajat ulama meriwayatkan hadits darinya.
  

Jalan Menuju Istiqomah

Apa saja sebab-sebab untuk kita bisa meraih kenimatan istiqomah?
Jawabannya, download disini => Jalan menuju istiqomah 1
Pemateri : Al Ustadz Luqman Ba'abduh

Wajib Mengikuti Generasi terbaik

Download, klik di sini :
Wajib Mengikuti Generasi Terbaik

Pemateri : Al Ustadz Muhammad 'Umar Assewed

Istri Rasulullah, 'Aisyah binti Abu Bakar

Penulis: Majalah Salafy Edisi XV/Dzulqa’idah/1417/1997

Hari-hari indah bersama kekasih Allah dilalui dengan singkatnya ketabahan menghiasi kesendiriannya guru besar bagi kaumnya pendidikan kekasih Allah telah menempanya.

Dia adalah putri Abu Bakar Ash-Shiddiq , yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih suka memanggilnya “Humaira”. ‘Aisyah binti Abu Bakar Abdullah bin Abi Khafafah berasal dari keturunan mulia suku Quraisy.

Ketika umur 6 tahun, gadis cerdas ini dipersunting oleh manusia termulia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdasarkan perintah Allah melalui wahyu dalam mimpi beliau.



Jadwal Ta'lim di kota Karawang

بسم الله الرحمن الرحيم

Berikut Jadwal Ta’lim di daerah karawang,

Klari-Karawang:

1. Waktu              : Setiap senin, Ba’da ‘Isya - 21.00
Materi                 : Tafsir As-Sa’di
Lokasi                   : Masjid Al-Barokah, perum karawang jaya, Klari karawang
pemateri             : Al-Ustadz Sholehuddin
Peserta                : (Ikhwan & Akhwat)

2. Waktu              : setiap Rabu, jam 11.10 - dzuhur
Materi                 : Tarbiyatul Abna
Lokasi                   : SITD ‘Abdurrahman Bin ‘Auf (Banin & Banat), perum karawang  jaya, Klari karawang
pemateri             : Al-Ustadz Muhammad Asasuddin
Peserta                : (Ikhwan & Akhwat)

3. Waktu              : Setiap Jum’at, Ba’da ‘Isya - 21.00
Materi                 : Syarah 99 Hadits, Syaikh As-Sa’di Rahimahullah
Lokasi                   : Masjid Al-Barokah, perum karawang jaya, Klari karawang
pemateri             : Al-Ustadz Abu Royyan
Peserta                : (Ikhwan & Akhwat)

4. Waktu              : Sabtu pekan ke-1 & 3 jam 10.00 – 11.00
Materi                 : Nasihatii Lin Nisa
Lokasi                   : Masjid Al-Barokah, perum karawang jaya, Klari karawang
pemateri             : Al-Ustadz Sholehuddin
Peserta                : Akhwat

5. Waktu              : Setiap Sabtu, Ba’da ‘Isya - 21.00
Materi                  : Riyadhus Shalihin, Al-Imam An-Nawawi  Rahimahullah
Lokasi                   : Masjid Al-Barokah, perum karawang jaya, Klari karawang
pemateri             : Al-Ustadz Muhammad Asasuddin
Peserta                : (Ikhwan & Akhwat)

6. Waktu              : Setiap ahad, ba’da subuh - selesai
Materi                 : Syarah Addurar Al-Bayyinah
Lokasi                   : Masjid Al-Barokah, perum karawang jaya, Klari karawang
pemateri             : Al-Ustadz Sholehuddin
Peserta                : Ikhwan

Asy-Syaima' bintu Al-Harits

oleh Al-Ustadzah Ummu Abdirrahman bintu Imran

    Alangkah sukacita hati Abdul Muththalib tatkala sang cucu telah lahir. segera dibawanya bayi itu ke Ka'bah. di sana dia panjatkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, seraya memberinya nama Muhammad.
     Sebagaimana kebiasaan masa itu, setiap bayi yang baru lahir selalu dicarikan ibu susuan. Saat itu, serombongan wanita Bani Sa'd bin Bakr dari suku Hawazin datang ke Makkah untuk mencari bayi-bayi yang hendak mereka susui dengan mengharap upah dari ayah sang bayi. selang beberapa waktu, para wanita itu telah memperoleh anak susuan masing-masing.
     Tinggallah Halimah bintu Al-Harits yang belum mendapatkan bayi. Tinggallah pula seorang bayi yatim bernama Muhammad. Wanita lain tak berminat memungutnya sebagai anak susuan. mereka berpikir, apa yang bisa diharapkan dari ibu si bayi, sementara ayahnya telah tiada? begitu pulalah yang ada dalam pikiran Halimah.
    

Asma Binti Abu Bakar


Seorang sahabat wanita yang terkemuka dan termasuk orang yang memeluk Islam dari sejak dini. Dalam peristiwa hijrah beliau menahankan berbagai penderitaan dengan penuh kesabaran. Dia dijuluki dengan julukan “Dzaatin Nithaqain” (Wanita yang memiliki dua sabuk). Dia sempat ikut Perang Yarmuk dan mendapat cobaan. Asma adalah wanita yang fasih berbahasa dan pandai melantunkan syair. Dialah ibu dari Abdullah bin Zubair dia pulalah muhajirin yang terakhir meninggal dunia.